PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA YANG TERLUPAKAN

Rajeg – Guru adalah profesi mulia, bahkan dikatakan guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Hari ini, 25/11/2021 Persatuan Guru Republik Indonesia berusia 76 tahun dan diperingati juga sebagai Hari Guru Nasional.

Menurut Pedoman Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2021, Hari Guru Nasional 2021 mengusung tema “Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan”. Dan untuk tema HUT ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia adalah “Bangkit Guruku, Maju Negeriku. Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”.

Salah satu amanah konstitusi kita adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Secara nyata disampaikan yang perlu dicerdaskan adalah kehidupannya.

Untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tentulah melalui pendidikan. Ki Hadjar Dewantara mengibaratkan pendidikan layaknya sebuah taman. Taman yang di mana merupakan sistem tempat untuk bertumbuh kembangnya tanaman beserta buahnya, serta petani yang rutin merawat dan menikmati hasilnya.

Ki Hadjar meletakkan dasar-dasar pendidikan yang amat penting. Menurut Ki Hadjar, tujuan pendidikan tak lain supaya anak jadi manusia merdeka batin, pikiran, dan tenaganya. Ada tiga sifat dalam kemerdekaan, yakni mampu berdiri sendiri, tidak bergantung kepada orang lain, dan mampu mengatur diri sendiri.

Tugas pendidik pada hakikatnya sama dengan petani. Petani menanam padi, ia hanya dapat menuntun tumbuhnya padi. Ia dapat memperbaiki tanah, memelihara tanaman, memberi pupuk dan air, memusnahkan hama penyakit. Tapi, seorang petani tak dapat menjadikan padi tumbuh menjadi jagung. Demikian pula seorang anak.

Sekolah diibaratkan tanah tempat bercocok tanam sehingga guru harus mengusahakan sekolah jadi lingkungan yang menyenangkan, menjaga, dan melindungi anak dari pengaruh-pengaruh jahat. Hanya dengan itu karakter anak tumbuh dengan baik, yang tadinya malas menjadi semangat, jangan kebalikannya.

Kalau petani fokus utamanya adalah menghasilkan tanaman yang terbaik. Demikian juga guru. Orientasi utama adalah fokus kepada murid dengan meningkatkan literasi, numerasi, dan tentunya penguatan karakter peserta didik.

Sebagai penutup, Ki Hajar Dewantara berpesan untuk terselenggaranya pendidikan, agar memberdayakan sinergitas lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat (Tri Pusat Pendidikan). Maju Guruku, Maju Negeriku.
Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.

Penulis : KROFFICIAL MEDIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.